“Masa depan adalah ruang kosong. Setiap dari diri masing-masing yang mengisinya. Yang bisa merubah adalah dirinya sendiri. Lembaga satuan pendidikan adalah situasi yang dikondisikan. Situasi nyaman untuk belajar, membentuk kepribadian. Diluar diri adalah penggiring, pengarah, menstimulus, referensi, pemberi support.” Demikian ungkapan Bapak Kiai Tanjung dalam pengarahan kepada walisantri.

Bapak Kiai Tanjung

Pomosda.id - Tahun sudah berganti, libur telah usai. Satuan pendidikan membuka kembali gerbang, menyambut mereka yang sudah haus wawasan dan pengetahuan. Libur semester sudah menjadi obat kangen para santri POMOSDA kepada sanak keluarga. Raut senyum di wajah para santri saat memasuki gerbang pondok pesantren bersama orang tua menyiratkan banyak cerita. 

Dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah, rombongan santri bersama walisantri dengan tertib memasuki area pondok pesantren. Setelah mengantarkan buah hati mereka ke asrama, para wali santri bergerak ke Balairung POMOSDA. Pertemuan Wali santri dari jenjang SD, SMP hingga SMA bersama pimpinan Pondok Pesantren Sumber Daya At Taqwa digelar bersamaan dengan dimulainya semester genap tahun ajaran 2022 

Karya para siswa menyambut wali santri
memasuki arena pertemuan. Vokasional skill menghasilkan karya kreatif yang tipikal dan genuine. Salah satunya teknologi MASTER yang menjadi unggulan di tahun ini, karena sudah menjuarai di berbagai lomba. MASTER, atau Mandiri Sehat dan Terpadu, merupakan sistem penggabungan tiga budidaya sekaligus. Pertanian, peternakan dan perikanan. Selain MASTER, produk-produk hasil kerajinan tangan dan olahan bahan makanan juga disajikan, dan banyak mendapat atensi dari wali santri. 

“Saya bangga anak-anak kami bisa mendapatkan ketrampilan untuk bekal mereka diluar pesantren. Terimakasih POMOSDA,” ucap salah satu walisantri. 

POMOSDA merupakan pondok pesantren yang tidak hanya mengedepankan belajar kediniyahan atau agama saja, tapi juga vokasional skill (keterampilan). Hal ini sudah terbukti dari beberapa alumni yang sukses membangun usaha sendiri setelah lulus dari POMOSDA. Semua itu  merupakan hasil pembelajaran Vokasional Skill. Seperti pepatah yang pernah di ungkapkan oleh Bapak Kiai Tanjung, “Asal gelem ukril yo gempil.” Asal mau berusaha pasti akan membuahkan hasil.

Pertemuan wali santri diselenggarakan pada hari Kamis, 6 Desember 2022, dibuka dengan tari gambyong persembahan dari siswa SD Pomosda yang baru saja mendapatkan juara 2 Tingkat Nasional Student Talent Show memperebutkan piagam Dinas Pendidikan Kota Kediri dan juara 3 Tingkat Nasional Festival Anak Gemilang yang diadakan oleh Star Gemilang EO. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Nusantara Bangkit. Serta arahan dari Bapak Pimpinan mengenai Pendidikan Berkesadaran yang Memerdekakan dari Generasi ke Generasi. 

“Masa depan adalah ruang kosong. Setiap dari diri masing-masing yang mengisinya. Yang bisa merubah adalah dirinya sendiri. Lembaga satuan pendidikan adalah situasi yang dikondisikan. Situasi nyaman untuk belajar, membentuk kepribadian. Diluar diri adalah penggiring, pengarah, menstimulus, referensi, pemberi support.” Demikian ungkapan Bapak Kiai Tanjung dalam pengarahan kepada walisantri.

Acara perbincangan tentang hal mutakhir dan krusial di dunia pendidikan ini dilengkapi dialog interaktif antara pimpinan pondok, Bapak Kiai Tanjung, dengan walisantri. Salah satu sentilan sederhana, namun cukup menohok nalar dari Bapak Kiai Tanjung adalah bahwa selama ini kita sering bertindak membenarkan kebiasaan, bukan membiasakan kebenaran. 

Acara yang ditutup dengan doa dan ramah tamah ini seperti aliran sejuk oase bagi dunia pendidikan kita hari ini. Memberi harapan baru di awal
semester baru dan tahun baru 2022. Semoga terus bergerak pendidikan nasional Indonesia. (Silvi)