Isra’ Mi’raj Day-2 di SD POMOSDA

Hari pertama memperingati isra’ mi’raj kita isi dengan membuat hasta karya, nah di hari kedua kita isi dengan kegiatan praktik wudhu, praktik sholat, dan makan bersama. Rangkaian memperingati isra’ Mi’raj kali ini kita bagi menjadi dua hari. Dan tibalah di hari kedua, pertama yakni materi wudhu yang diisi oleh Ustadzah Nur’ainiyah yang meliputi niat wudhu, doa setelah wudhu, rukun wudhu, sunnah wudhu, anak-anak melafadkan niat wudhu dan doa setelah wudhu dengan baik dan lantang, kemudian dilanjutkan simulasi wudhu yang benar yang diperagakan oleh Ustadz Toyibin. Anak-anak melakukan kegiatan ini di lapangan basket depan SD POMOSDA, mereka memperhatikan seksama dan mengikuti kegiatan dengan khidmat padahal di sebelah selatannya ada mas-mas SMP POMOSDA sedang latihan pramuka untuk mengikuti lomba pramuka tingkat kabupaten dan gerakan baris mereka pun menarik untuk dilihat, kami acungi jempol anak-anak SD POMOSDA tidak terpecah konsentrasinya.

Materi dan simulasi wudhu sudah, kami pun berlanjut dengan praktik wudhu per anak. Kita bagi kelompok nih, kelas 1 dan 3 putra didampingi Ustadzah Siska dan Kak Rio, kelas 2 dan 4 putra didampingi Ustadzah Nur’aini dan Ustadz Toyibin, kelas 1 dan 3 putri didampingi oleh Ustadzah Ani dan Kak Danik, kelas 2 dan 4 putri didampingi oleh Ustadzah Ida dan Kak Roif. Praktik wudhu ini dimulai dari niat, kemudian tata cara wudhu yang benar, dan doa setelah wudhu. Per anak satu-satu sehingga memudahkan dalam pengkoresian apakah sudah sah untuk mengikuti sholat. Kegiatan ini memakan waktu yang cukup lama karena kami mengharapkan hasil yang maksimal agar anak tidak menyepelekan tahapan ini.

Praktik wudhu per anak selesai dan kita lanjutkan menuju ke masjid untuk praktik sholat beserta bacaannya, setiap gerakan sholatnya dari pihak ustadz dan ustadzah mengecek satu persatu apakah sudah sesuai dan benar. Kegiatan ini memakan waktu setidaknya 30 menit. Dua kegiatan ini dari praktik wudhu dan praktik sholat memiliki tujuan agar anak mengetahui betapa pentingnya mengikuti aturan dan tata cara yang benar dan semoga dapat dipraktekkan dengan baik dalam kegiatan sholat mereka setiap hari.

Kegiatan terakhir pada hari kedua memperingati Isra’ Mi’raj adalah makan bersama. Anak-anak kelas 1-3 membawa nasi kotak sebanyak dua buah dan anak kelas 4 membawa buah dengan pilihan buah salak atau jeruk sejumlah lima buah. Mereka memakan nasi kotak yang bukan miliknya sendiri, nasi kotak kami kumpulkan terlebih dahulu kemudian kami bagikan secara acak. Saat kami membagikan nasi kotak, kami memberitahukan ke anak-anak untuk selalu bersyukur dengan apa yang didapat karena masih banyak sekali anak-anak di luar sana seperti yang tinggal di kolong jembatan, anak-anak yang miskin, anak-anak yang tinggal di daerah peperangan, terdampak bencana dan lain sebagainya yang untuk makan saja mereka tidak bisa dan harus mengais bahkan menahan lapar, sehingga seyogyanya kita bersyukur alhamdulillah kita masih diberi nikmat sehat, bertemu teman-teman, bahkan bisa menikmati makanan sederhana secara bersamaan.

Oya, ada drama dalam kegiatan makan bersama ini, lucu pokoknya, yakni ada anak yang tidak mendapatkan tempat kotak nasi seperti teman-temannya namun mendapatkan wadah tupperware yang bagus banget, dia tidak mau dan maunya sama seperti temannya, namun yang membuat hebat adalah dia tetap memakannya, kemudian ada lagi yang hanya mendapat nasi dan mie sedangkan ayamnya menghilang, ternyata usut punya usut memang dari awalnya kotak itu tidak berayam, mungkin ibu yang menyiapkan di rumah terlewat tidak mengisi kotak itu dengan ayam dan juga hebatnya si anak tersebut tetap makan sambil berurai air mata sehingga membuat teman sebelahnya melapor ke ustadzah dan akhirnya kita carikan ayam di kotak nasi yang ada di kantor, begitulah balada makan bersama kita kali ini. Tetap seru dan berkesan bagi kita.

Akhirnya pada penghujung acara dan waktu menunjukkan pukul 11.00 anak-anak kita ajak untuk membuang sampah pada tempatnya dan menyapu sekaligus mengepel seluruh serambi sekolah. Anak-anak kemudian dibariskan dan persiapan untuk pulang, sebelum pulang kami bagikan sebuah apresiasi untuk anak-anak yakni buku gambar A4 dan pensil karena anak-anak sudah mau bekerjasama dan membuat hasta karya. Meski apresiasi itu sederhana semoga bermanfaat buat mereka.

                                                                                                                Tanjunganom, 3 Maret 2022

Categories: BERITA

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.